cerita kesenangan dalam seminggu
Senin :
Seseorang mencuri semua kartu kredit milik saya, tapi saya tidak
melaporkannya. Maling itu tidak menguras uang sebanyak istri saya.
Selasa :
Saya bertanya kepada istri,”Sayang, tempat mana yang terbaik untuk
merayakan hari ulang tahun pernikahan kita?” Dia menjawab, “Cobalah
tempat yang belum pernah saya kunjungi.” Nah, malam itu saya
mengajaknya ke dapur.
Rabu :
Kalo bepergian, kami selalu bergandengan tangan. Hari ini saya
lepaskan tangannya, tau-taunya dia malah ngacir ke Sogo.
Kamis :
Istriku paling senang membeli barang yang ditandai TURUN. Hari ini,
dia membeli sebuah eskalator.
Jum’at :
Hobi istri saya hanyalah BELANJA, BELANJA, dan BELANJA. Minggu lalu
dia jatuh sakit selama seminggu, tadi saya dengar ada tiga butik
akhirnya bangkrut.
Sabtu :
Dia paling senang mengkoleksi barang-barang yang memakai tenaga
listrik. Dia beli blender elektrik, panggangan elektrik, pemanas
makanan elektrik, dan serba listrik lainnya. Tadi pagi dia tanya,
“Mas, kira-kira barang apa yang belum saya miliki?”; Saya belikan dia
sebuah kursi listrik !
Minggu :
Hari ini, istri saya menelepon saya dan mengeluh, mobilnya tidak dapat
jalan lagi. Saya tanya apa penyebabnya, dia katakan ada air di
karbulatornya. Saya bertanya mobilnya ada dimana, dia bilang nyemplung
ke kali Ciliwung.
ADITYA WAHYU
Selasa, 06 November 2012
Senin, 05 November 2012
SAHABAT
Sahabat…
Mungkin engkau tidak akan pernah tahu
Betapa berartinya engkau dimataku
Mungkin engkau juga tidak akan pernah tahu
Betapa sayangnya aku terhadapmu
Sahabat…
Mungkin aku tidak mampu memberi sesuatu
Mungkin aku tidak mampu menunjukkan rasa
Mungkin aku juga tidak sanggup menemani disetiap waktu
Mungkin aku juga tidak sanggup menghapus perihmu
Sahabat…
Terkadang aku tak mampu
Untuk menghindari konflik denganmu
Terkadang aku juga tak mampu
Untuk mencegah kecewa yang ku beri padamu
Sahabat…
Terkadang aku begitu egois
Dan tak mau tahu berbagai kesulitanmu
Terkadang aku juga begitu posesif
Ingin kau selalu bersamaku
Sahabat…
Terkadang aku begitu cemburu
Saat kau bersama yang lain
Dan mengacuhkan aku
Sungguh aku begitu cemburu
Sahabat…
Engkau begitu indah bagiku
Engkau begitu bermakna untukku
Karena bersamamu waktu terasa lebih hidup
Karena bersamamu dunia terasa lebih berwarna
Sahabat. . .
Tahukah kau seringkali aku rindu
Saat rutinitas membuat kita jauh
Dan aku menjadi begitu rindu
Saat tak secuil kabar pun yang ku dengar tentangmu
Sahabat…
Tahukah kau seringkali aku rindu
Saat jarak terbentang
Dan aku menjadi begitu rindu
Tak mendengar derai tawa dan gurau candamu
Sahabat…
Mungkinkah aku begitu egois
Hingga berharap masa indah itu akan terulang lagi
Bersama menapaki perjuangan
Dengan tetap bersamamu
Sahabat…
Seringkali kecewa ku goreskan
Seringkali luka ku torehkan
Seringkali pengabaikan ku lakukan
Pada hati lembut mu, sobat.
Sahabat…
Jangan tanya rasa sayangku terhadapmu
Jangan tanya rasa cinta aku kepadamu
Jangan tanya betapa kasih aku padamu
Karena meski tak mampu ku beri dengan limpahan materi
Rabu, 31 Oktober 2012
kuansing adalah kota yang kaya akan seni budaya.salah satu nya jalur.Pacu Jalur sebagai Perekat Kebersasamaan
DARI masa ke masa, tradisi pacu jalur Batang Kuantan senantiasa mendapat perhatian yang luar biasa dari segenap masyarakat Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau dan sekitarnya.
Ihwalnya, pada zaman penjajahan pemerintah kolonial Belanda atau sekitar 104 tahun silam, tradisi ini sudah menjadi event kolosal bagi masyarakat dalam menyambut musim panen. Rasa gembira atas kerberhasilan dalam bercocok tanam tersebut mereka apresiasikan ke dalam event lomba adu cepat mengarungi derasnya arus Sungai Kuantan dengan menggunakan jalur (sampan).
Pacu jalur merupakan sebuah produk seni masyarakat Kuantan yang lahir dan berasal dari sebuah perpaduan unsur seni ukir, musik, tari, olahraga. Tak kalah pentingnya ialah semangat kebersamaan.
Di sisi lain, pacu jalur oleh masyarakat Kuansing juga diyakini memiliki kekuatan magis dan spiritual. Menariknya lagi, ada sebuah kebiasaan turun-temurun saat gelaran pacu jalur berlangsung.
Ribuan masyarakat Kuansing yang merantau ke luar daerah menyempatkan diri hadir untuk menyaksikan rangkaian helat ini. Tidak itu saja, warga asli yang datang saat pacu jalur lebih banyak daripada warga yang pulang saat Lebaran.
Seiring bergulirnya waktu, pacu jalur tradisional Kuansing telah menjadi event pariwisata nasional juga menjadi event wisata unggulan bagi Pemprov Riau.
Pacu Jalur-Long Boat Race, Parade Budaya Anak Negeri dan Randai Kuantan itu digelar setiap 25-28 Agustus, di Tepian Narosa.
Rata-rata pengunjung yang menyaksikan pesta rakyat tersebut mencapai 200 ribu orang per harinya. Dalam lima tahun terakhir, peserta dalam ajang ini tidak hanya dari luar daerah Kuansing seperti Jambi dan Sumatra Barat. Tim dari Malaysia, Brunei, dan Singapura juga turut berlaga. Setiap jalur didayung oleh sekitar 40-60 orang.
Biasanya gelaran pesta rakyat ini dikemas dalam satu paket rangkaian kegiatan. Di antaranya maelo jalur, pacu jalur tradisional, pacu jalur mini yang dilanjutkan dengan wisata Sungai Batang Kuantan dengan menggunakan perahu begand-uang, perahu kajang, perahu berando. dan perahu gulang-gulang.
Tokoh masyarakat Kuansing Harmonise mengatakan setiap jalur-sampan memiliki prosesi ritualisme sebelum dipahat dalam bentuk seni ukir tradisional yang unik. Pengerjaan untuk sebuah jalur bagi satu kaum (kampung) di Kuansing dilakukan secara kolosaJ dengan penuh semangat.
DARI masa ke masa, tradisi pacu jalur Batang Kuantan senantiasa mendapat perhatian yang luar biasa dari segenap masyarakat Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau dan sekitarnya.
Ihwalnya, pada zaman penjajahan pemerintah kolonial Belanda atau sekitar 104 tahun silam, tradisi ini sudah menjadi event kolosal bagi masyarakat dalam menyambut musim panen. Rasa gembira atas kerberhasilan dalam bercocok tanam tersebut mereka apresiasikan ke dalam event lomba adu cepat mengarungi derasnya arus Sungai Kuantan dengan menggunakan jalur (sampan).
Pacu jalur merupakan sebuah produk seni masyarakat Kuantan yang lahir dan berasal dari sebuah perpaduan unsur seni ukir, musik, tari, olahraga. Tak kalah pentingnya ialah semangat kebersamaan.
Di sisi lain, pacu jalur oleh masyarakat Kuansing juga diyakini memiliki kekuatan magis dan spiritual. Menariknya lagi, ada sebuah kebiasaan turun-temurun saat gelaran pacu jalur berlangsung.
Ribuan masyarakat Kuansing yang merantau ke luar daerah menyempatkan diri hadir untuk menyaksikan rangkaian helat ini. Tidak itu saja, warga asli yang datang saat pacu jalur lebih banyak daripada warga yang pulang saat Lebaran.
Seiring bergulirnya waktu, pacu jalur tradisional Kuansing telah menjadi event pariwisata nasional juga menjadi event wisata unggulan bagi Pemprov Riau.
Pacu Jalur-Long Boat Race, Parade Budaya Anak Negeri dan Randai Kuantan itu digelar setiap 25-28 Agustus, di Tepian Narosa.
Rata-rata pengunjung yang menyaksikan pesta rakyat tersebut mencapai 200 ribu orang per harinya. Dalam lima tahun terakhir, peserta dalam ajang ini tidak hanya dari luar daerah Kuansing seperti Jambi dan Sumatra Barat. Tim dari Malaysia, Brunei, dan Singapura juga turut berlaga. Setiap jalur didayung oleh sekitar 40-60 orang.
Biasanya gelaran pesta rakyat ini dikemas dalam satu paket rangkaian kegiatan. Di antaranya maelo jalur, pacu jalur tradisional, pacu jalur mini yang dilanjutkan dengan wisata Sungai Batang Kuantan dengan menggunakan perahu begand-uang, perahu kajang, perahu berando. dan perahu gulang-gulang.
Tokoh masyarakat Kuansing Harmonise mengatakan setiap jalur-sampan memiliki prosesi ritualisme sebelum dipahat dalam bentuk seni ukir tradisional yang unik. Pengerjaan untuk sebuah jalur bagi satu kaum (kampung) di Kuansing dilakukan secara kolosaJ dengan penuh semangat.
Selasa, 23 Oktober 2012
saya sekolah di SMKN 2 TELUK KUANTAN.sekolah SMKN 2 terkenal dengan disiplin,kebersihan,dan prestasinya.SMKN2 telah mendapatkan adiwiyata tingkat nasional dan sekolah yang bertaraf internasional.di sekolah berbagai jurusan termasuk jurusan saya sendiri yaitu TKJ.di jurusan ini sudah pernah mendapatkan prestasi.di sekolah ini kita harus mematuhi peraturan yang sudah di tetapkan oleh sekolah karna di sekolah ini di berlakukan poin oleh setiap siswa.dan di sekolah ini berbagai macam ekstra kurikuler dan tiap siswa wajib mengikuti extra, extra berlansung di sekolah, dan dilakukan pd hari jumat.
Langganan:
Postingan (Atom)