Selasa, 06 November 2012

cerita kesenangan dalam seminggu
Senin :
Seseorang mencuri semua kartu kredit milik saya, tapi saya tidak
melaporkannya. Maling itu tidak menguras uang sebanyak istri saya.
Selasa :

Saya bertanya kepada istri,”Sayang, tempat mana yang terbaik untuk
merayakan hari ulang tahun pernikahan kita?” Dia menjawab, “Cobalah
tempat yang belum pernah saya kunjungi.” Nah, malam itu saya
mengajaknya ke dapur.
Rabu :

Kalo bepergian, kami selalu bergandengan tangan. Hari ini saya
lepaskan tangannya, tau-taunya dia malah ngacir ke Sogo.
Kamis :

Istriku paling senang membeli barang yang ditandai TURUN. Hari ini,
dia membeli sebuah eskalator.
Jum’at :

Hobi istri saya hanyalah BELANJA, BELANJA, dan BELANJA. Minggu lalu
dia jatuh sakit selama seminggu, tadi saya dengar ada tiga butik
akhirnya bangkrut.
Sabtu :

Dia paling senang mengkoleksi barang-barang yang memakai tenaga
listrik. Dia beli blender elektrik, panggangan elektrik, pemanas
makanan elektrik, dan serba listrik lainnya. Tadi pagi dia tanya,
“Mas, kira-kira barang apa yang belum saya miliki?”; Saya belikan dia
sebuah kursi listrik !
Minggu :

Hari ini, istri saya menelepon saya dan mengeluh, mobilnya tidak dapat
jalan lagi. Saya tanya apa penyebabnya, dia katakan ada air di
karbulatornya. Saya bertanya mobilnya ada dimana, dia bilang nyemplung
ke kali Ciliwung.

Senin, 05 November 2012

SAHABAT
 
Sahabat…
Mungkin engkau tidak akan pernah tahu
Betapa berartinya engkau dimataku
Mungkin engkau juga tidak akan pernah tahu
Betapa sayangnya aku terhadapmu
Sahabat…
Mungkin aku tidak mampu memberi sesuatu
Mungkin aku tidak mampu menunjukkan rasa
Mungkin aku juga tidak sanggup menemani disetiap waktu
Mungkin aku juga tidak sanggup menghapus perihmu
Sahabat…
Terkadang aku tak mampu
Untuk menghindari konflik denganmu
Terkadang aku juga tak mampu
Untuk mencegah kecewa yang ku beri padamu
Sahabat…
Terkadang aku begitu egois
Dan tak mau tahu berbagai kesulitanmu
Terkadang aku juga begitu posesif
Ingin kau selalu bersamaku
Sahabat…
Terkadang aku begitu cemburu
Saat kau bersama yang lain
Dan mengacuhkan aku
Sungguh aku begitu cemburu
Sahabat…
Engkau begitu indah bagiku
Engkau begitu bermakna untukku
Karena bersamamu waktu terasa lebih hidup
Karena bersamamu dunia terasa lebih berwarna
Sahabat. . .
Tahukah kau seringkali aku rindu
Saat rutinitas membuat kita jauh
Dan aku menjadi begitu rindu
Saat tak secuil kabar pun yang ku dengar tentangmu
Sahabat…
Tahukah kau seringkali aku rindu
Saat jarak terbentang
Dan aku menjadi begitu rindu
Tak mendengar derai tawa dan gurau candamu
Sahabat…
Mungkinkah aku begitu egois
Hingga berharap masa indah itu akan terulang lagi
Bersama menapaki perjuangan
Dengan tetap bersamamu
Sahabat…
Seringkali kecewa ku goreskan
Seringkali luka ku torehkan
Seringkali pengabaikan ku lakukan
Pada hati lembut mu, sobat.
Sahabat…
Jangan tanya rasa sayangku terhadapmu
Jangan tanya rasa cinta aku kepadamu
Jangan tanya betapa kasih aku padamu
Karena meski tak mampu ku beri dengan limpahan materi